Blog ini berisi berbagai referensi, seperti ilmu, cerita karangan, pengalaman pribadi dan lain lain. Penulis akan berusaha meningkatkan kualitas blog ini agar lebih menarik.
Sabtu, 23 Juli 2011
Hogan dan Para Perampok
Suatu hari, seorang kesatria bernama Hogan datang ke desa Saro. Saat berjalan mencari penginapan, ia melihat seorang wanita yang sedang dirampok. Ia lalu menolong wanita itu. Dengan jurus yang ia pelajari selama hidupnya, ia berhasil mengalahkan perampok itu. Penduduk sekitar pun terkejut melihat kesatria itu karena di desa Saro tidak ada yang berani melawan para perampok itu. Hogan pun menjadi buah bibir di desa itu. Para perampok yang dikalahkan oleh Hogan itu melapor ke markasnya. Beberapa saat kemudian, bala bantuan pun datang. Hogan dihajar oleh 100 perampok. Tetapi 100 perampok bagaikan 10 anak kecil yang tidak berdaya bagi Hogan. Melihat kekalahannya, salah satu perampok melapor kepada pemimpinnya. Merasa terdesak, pemimpin perampok yang bernama Bojor menghadapi langung Hogan. Bojor yang merupakan lulusan terbaik beladiri di Saro itu tak pernah kalah dari kesatria yang datang ke desa Saro. Melihat kekuatan Bojor yang besar, Hogan menyodorkan suatu perjanjian. Jika Hogan kalah, ia akan mengabdi untuknya selamanya, tetapi bila sebaliknya Bojor harus menuruti semua kemauan Hogan. Tertarik dengan itu, Bojor pun setuju. Pertarungan sengit antar keduanya, membuat penduduk penasaran siapa yang akan menjadi pemenang. Namun, keahlian Hogan lebih baik daripada Bojor dan perampok itu tidak mengulangi perbuatannya lagi sesuai perintah Hogan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar