Jumat, 26 April 2013

Kegiatan Akselerasi SMA N 1 Sragen Generasi 5

Nah di entri kali aku akan membahas tentang kegiatan siswa-siswi akselerasi SMA N 1 Sragen angakatan 5, so check it out

Kegiatan anak akselerasi tentunya adalah belajar, namun disamping belajar harus di imbangi dengan refreshing yang dapat menunjang kegiatan belajar agar otak mampu menerima bahan pelajaran dari guru. Apalagi siswa akselerasi yang maksimal berjumlah 24, tentunya harus diimbangi dengan sosial yang baik agar siswa memiliki pergaulan yang baik di masyarakat kelak

Suasana Kelas Akselerasi Angkatan 5

Untuk itu pada akselerasi angkatan 5 ini telah diadakan berbagai kegiatan, antara lain:

1. Outbound
Kegiatan ini berlangsung di kota Magelang didampingi beberapa guru. Dengan tujuan mempererat rasa kebersamaan dan menjalin kerjasama yang baik antar siswa akselerasi SMA N 1 Sragen angkatan ke 5, berikut foto-foto kegiatan outbound di Magelang

Persiapan Sebelum Ke Sungai

Persiapan Sebelum Arung Jeram

Saat Arung Jeram


2. Kegiatan Praktikum di UNS
Kegiatan praktikum ini meliputi praktikum Kimia, Biologi dan Fisika. Setiap praktikum harus ada laporannya sebagai hasil dari kegiatan tersebut. Meskipun memakan waktu seharian tapi siswa Akselerasi ini masih bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini, berikut adalah foto di UNS

Di Laboratorium Kimia UNS

3. Kunjungan Pendidikan ke Bandung
Baru-baru ini Akselerasi angkatan 5 SMA N 1 Sragen telah mengadakan kunjungan pendidikan bersama siswa kelas XI lainnya selama 4 hari. Tempat-tempat yang dikunjungi adalah: ITB, Cibaduyut, Ciater, Museum Geologi, dan Trans Studio. Berikut foto-foto selama di Bandung

Siswa Akselerasi di Museum Geologi

Saat di Museum Geologi

Saat di Trans Studio Bandung

Demikian beberapa kegiatan Akselerasi angkatan ke 5 sampai sekarang ini. Semoga dapat bermanfaat bagi semuanya.. Amin..

Akselerasi SMA N 1 Sragen 2013


Akselearsi atau lebih singkatnya Aksel adalah program percepatan sekolah dari 3 tahun menjadi 2 tahun. Program yang telah menjadi tujuan sekolah ini sudah ada di SMA N 1 Sragen sejak 2008 dan sekarang sudah ada 5 generasi. Pada tahun 2013 ini akan dibuka pendaftaraan untuk generasi ke 6. Nah kali ini akan aku bahas tentang program Akselerasi SMA N 1 Sragen.


Sebenernya apa itu akselerasi?
Seperti yang telah ditulis diatas, bahwa akselerasi itu adalah program percepatan belajar bagi siswa yang memiliki kelebihan di atas rata-rata, yang semula 3 tahun menjadi 2 tahun.

Apa tujuan dari akselerasi itu?
Ada beberapa tujuan didiraikan program ini, yaitu
1. Memberi pelayanan kepada siswa yang mempunyai bakat serta kecerdasan yang istimewa
2. Memberi kesempatan siswa yang ingin menyelesaikan SMA lebih cepat
3. Mengembangkan kemampuan siswa dalam berfikir dan penalaran sehingga lebih optimal
4. Mengembangkan kreativitas siswa secara optimal

Trus apa saja syarat buat masuk akselerasi SMA N 1 Sragen?
Nih beberapa syarat buat masuk program Akselerasi SMA N 1 Sragen
1. Dari bidang akademik

  • Nilai UN SMP/MTs minimal rata-rata 8,0
  • Rata-rata nilai rapor SMP/MTs semester 1 s/d 5 minimal 8,0
  • Nilai tes akademik (IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia) rata-rata minimal 8,0
2. Dari Hasil Pemeriksaan Psikologis
  • Tingkat kecerdasan IQ minimal 130
  • Memiliki tingkat kreativitasCQ yang tinggi
  • Komitmen terhadap tugas TC yang tinggi
3. Mengikuti Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL)
4. Memiliki minat tinggi dan mampu belajar mandiri
5. Mendapat persetujuan orang tua
6. Mengikuti Wawancara

Kalau kurikulumnya bagaimana?
Kalau alokasi jam belajar tetep sama dengan reguler yang berbeda hanya kurikulumnya, bedanya seperti berikut,
1. Penyusunan struktur program pengajaran dengan alokasi waktu yang lebih singkat, yaitu 2 tahun
  • Tahun pertama 
  1. 100% materi kelas 1
  2. 50% materi kelas 2
  • Tahun kedua
  1. 50% materi kelas 2
  2. 100% materi kelas 3
2. Terletak pada pemilihan materi esensial dan non esensial serta pengembangankurikulum berdiferensiasi

Kapan pendaftaran buat Akselerasi SMA N 1 Sragen tahun 2013?
Pendaftaran buat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaksanakan tanggal 1 s/d 8 Mei 2013, hari Senin sampai Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB kecuali hari Jumat pukul 08.00 sampai 11.00 di SMA N 1 SRAGEN, Jalan Perintis Kemerdekaan nomor 16, Sragen, Jawa Tengah. Atau dapat menghubungi di nomor telepon (0271) 891096 dan fax (0271) 891096.


Nah itu tadi seputar program Akselerasi SMA N 1 Sragen yang bagus buat pilihan kalian masuk ke jenjang SMA. Apalagi SMA N 1 Sragen merupakan SMA favorit di Sragen, jadi jangan lewatkan kesempatan yang sangat bagus ini ya... 
Semoga bermanfaat, terima kasih...

Selasa, 02 April 2013

Sven Dan Mahkota Raja

Entri yang satu ini request dari temenku yang minta cerita tentang "Peri". Em, sempet mikir macem-macem buat cerita ini tapi ini dia ceritanya, selamat membaca dan menikmati..

Di atas langit ketujuh, terdapat sebuah kerajaan nan megah. Dengan rakyat yang damai, raja yang bijaksana dan adil membuat kerajaan itu menjadi negeri impian. Disana mereka tidak pernah berhubungan dengan manusia bumi, karena mereka mempunyai kepercayaan bahwa manusia di bumi hanya akan merusak segalanya.

Di pinggiran kerajaan hidup seorang peri laki-laki muda bernama "Sven". Ia adalah peri yang dianggap memiliki sifat seperti manusia, yaitu perusak sesuatu. Setiap apa yang ia kerjakan selalu tidak pernah dianggap oleh peri lain, setiap perkataan tidak pernah didengar oleh peri lain karena mereka khawatir kalau Sven ini akan merusaknya. Maka mereka jarang memberikan pekerjaan yang penting kepadanya.

Suatu hari saat Sven berjalan jalan di sekitar kerajaan, ia melihat seorang peri menyelinap masuk kerajaan. Setelah beberapa saat Sven melihat ia keluar dengan membawa mahkota raja, namun penjaga kerajaan mempergokinya dan mengejar pelaku tersebut. Sven yang melihat kejadian pencurian tersebut ikut mengejar pelaku itu bersama dengan penjaga-penjaga kerajaan lainnya. Namun saat mengejar pelaku, Sven tersandung dan membuat semua penjaga kerajaan jatuh. Akhirnya pelaku itu berhasil kabur dan membawa mahkota raja.

Sven yang menggagalkan pengejaran itu langsung menghadap raja. Raja marah karena ulah Sven. Setelah berfikir sejenak, akhirnya raja menyuruh Sven untuk mencari dan mengembalikan mahkota raja yang dicuri itu. Kabar itu langsung menyebar ke seluruh penjuru kerajaan. Seluruh peri bertanya-tanya apakah Sven  dapat mengembalikan mahkota raja yang hilang itu, atau hanya akan merusak pekerjaan itu? 

Saat berjalan pulang, Sven berfikir bagaimana cara mendapatkan mahkota itu. Lalu terpikirkan siapa pelaku yang mencuri mahkota itu. Sven memikirkan "Pelaku itu merusak situasi kerajaan, merusak kedamaian, dll". Lalu ia menyadari ternyata pelaku itu "merusak" dan tidak ada peri di kerjaan yang merusak. Kesimpulan Sven bahwa mahkota itu mungkin berada di bumi.

Untuk pertama kalinya Sven langsung turun menuju bumi untuk mencari mahkota itu. Tidak ada pengalaman, bahkan bayangan yang jelas tentang kehidupan di bumi, hanya dongeng legenda tua yang Sven ketahui tentang bumi dan penduduknya...

Nah bersambung dulu ya, kelanjutan Sven di bumi akan di posting segera... Terima kasih :D

Kamis, 28 Juni 2012

Ikan Salem Yang Gigih


Alkisah hiduplah sekelompok ikan salem di lautan. Ikan salem hidup berkelompok dan mencari makan di laut lepas bersama-sama. Suatu ketika, tibalah saatnya ikan-ikan salem berkembang biak. Salem betina bertelur di atas karang-karang di dasar laut, kemudian telur-telur itu dibuahi oleh telur-telur salem jantan. Tetapi sayang, belum sempat telur itu menjadi anak, banyak binatang lain yang memangsanya. Pemangsa telur-telur itu diantaranya adalah kepiting, penyu, dan ikan-ikan lainnya. Tentu saja hal itu membuat ikan salem murka. Kalau hal itu berlanjut terus, maka bisa dipastikan ikan-ikan salem akan punah.

Suatu hari datanglah seekor kepiting merusak telur-telur ikan salem. Ikan salem betina mengadukan hal itu kepada ikan salem jantan ketika dilihatnya seekor kepiting sedang memakan telur-telur ikan salem. Ikan salem jantan marah bukan kepalang lalu segera menghampiri kepiting yang sedang melahap telur.

"Hai kepiting! Kenapa kau makan telur-telur kami?! tegur ikan salem jantan murka. "Memang kenapa? Bukankah telur-telurmu ini enak sekali untuk dimakan?" sahut kepiting membuat ikan salem jantan bertambah murka. "Kepiting jahat! Teganya kau makan telur-telur kami. Bagaimana kami bisa berkembangbiak nanti? Tidak lama lagi kamu pasti akan punah, tidak punya keturunan." Seru ikan salem betina sambil menangis."Biar saja yang penting aku tidak kelaparan!" sahut kepiting acuh.

Mendengar ucapan kepiting yang menyakitkan itu, ikan salem jantan langsung menyerang kepiting. Kepiting mencoba melawan dengan menggunakan capitnya yang besar. Terjadilah perkelahian yang seru antara ikan salem jantan dengan kepiting. Capit kepiting sebelah kiri patah oleh serangan ikan salem jantan. Namun ikan salem jantan pun tubuhnya luka-luka karena terkena jepitan capit kepiting. Melihat ikan salem jantan luka-luka, ikan salem betina tidak tinggal diam. Dengan gerakan cepat ikan salem betina ikut menyerang kepiting dari arah belakang. Akibat serangan itu kepiting kehilangan kedua capitnya. Kepiting itupun lari setelah kehilangan kedua senjatanya. Ikan-ikan salem yang lain menyambut gembira dengan kemenangan ikan salem itu. Ikan salem jantan memuji ikan salem betina yang dengan berani membantu ikan salem jantan, sehingga kepiting itu lari ketakutan.

Ikan salem kembali hidup dengan tenang. Setelah kejadian itu kepiting tidak pernah muncul lagi mengganggu telur-telur ikan salem. Tetapi ketenteraman ikan-ikan salem tidak berlangsung lama, karena sekelompok udang raksasa telah mengintai telur-telur mereka di malam hari. Keadaan itu tentu saja membuat ikan-ikan salem gelisah kembali. Sebab bagaimana mungkin mereka dapat melawan udang-udang raksasa itu, sedangkan udang-udang raksasa itu selalu beraksi di malam hari, di saat ikan-ikan salem sedang tertidur lelap. Untuk memecahkan masalah itu, ikan-ikan salem berunding.

"Aku mempunyai usul...!" ujar salah satu ikan salem jantan. "Ya, bagaimana usulmu kawan?" tanya ikan salem jantan lainnya. "Begini, bagaimana kalau mulai malam nanti kita semua tidak usah tidur. Kita semua berjaga-jaga untuk melawan udang raksasa." Seru ikan salem itu. Bukankah kita sudah lelah seharian mencari makan, mana mungkin kita kuat tidak tidur semalaman, sedangkan esok hari kita harus mencari makan lagi." Ujar ikan salem betina merasa keberatan. "Betul..., betul..." ujar ikan salem betina lainnya.
"Baik, baiklah begini saja. Bagaimana kalau ikan salem jantan saja berjaga bergantian. Sedangkan ikan salem betina tidak usah berjaga. Namun bila ada udang raksasa datang menyerang, kita semua harus bangun untuk melawannya bersama-sama. Bagaimana, setuju semua?" usul ikan salem yang paling besar. "Setuju, kami semua setuju!" akhirnya mereka semua sepakat dengan keputusan itu. Hari menjelang sore. Matahari sudah tenggelam di ufuk barat. Ikan-ikan salem terlihat sedang beristirahat karena kelelahan. Tiba saatnya ikan-ikan salem jantan bergantian jaga malam untuk melindungi telur-telurnya dari serangan udang raksasa. Hingga hari menjelang malam, keadaan sepi-sepi saja. Tidak nampak seekor binatang lain yang mengganggu.

"Hei kawan..., bangunlah. Kini giliran kamu yang berjaga." Bisik salah satu ikan salem yang sudah mengantuk. "Apa?" sahut ikan salem yang baru saja terbangun. "Baiklah sekarang giliranku untuk berjaga. Silakan kamu beristirahat." "Baiklah, aku lelah sekali. Berhati-hatilah kamu, kalau ada kejadian cepat bangunkan teman-teman semua." Pesan ikan salem itu. Tak lama kemudian ikan salem itu tidur. Giliran ikan salem yang baru terbangun itu berjaga. Matanya yang masih lekat itu memandangi telur-telur yang ada di atas karang. Kelihatannya aman tidak ada apa-apa, pikirnya dengan hati agak tenang. Namun beberapa saat kemudian, tiba-tiba saja datang sekawanan udang raksasa dari arah selatan. Udang-udang raksasa itu sengaja datang di tengah malam untuk memakan telur-telur ikan salem.

Ikan salem yang sedang berjaga segera bersembunyi setelah mengetahui kedatangan udang-udang raksasa itu. "Wah! jumlah mereka banyak sekali." Pikir ikan salem itu. Udang-udang raksasa tersebut lalu menuju ke tempat telur-telur ikan salem itu berada. Sedangkan ikan salem yang berjaga segera melaporkan kejadian itu kepada teman-temannya. "Sssss... perlahan-lahan, nampaknya ikan-ikan salem itu tertidur semua. Ayo kita makan telur-telur mereka sampai habis." Ucap salah seekor udang yang paling besar. "Ya benar, tetapi janganlah terlalu lama karena nanti bisa ketahuan oleh ikan-ikan salem itu." Seru udang raksasa yang lain.

Pada saat yang bersamaan ikan salem itu sudah membangunkan semua temannya. Mereka semua telah siap bertarung mati-matian untuk mempertahankan telur-telur mereka. Kemudian ikan-ikan salem itu berpencar untuk mengepung udang-udang raksasa dari segala arah. Tak ketinggalan yang betina pun ikut bertarung. Tidak berapa lama terjadilah pertarungan yang seru antara kelompok ikan salem dan kelompok udang raksasa. Namun dalam pertarungan tersebut ikan salem banyak yang gugur, terutama ikan salem jantan. Tidak sedikit pula ikan salem betina yang gugur demi membela telur-telur mereka.

"Wahai salem betina! Mengungsilah kalian ke tempat yang aman dan selamatkanlah telur-telur itu agar menetas di sana!" teriak seekor ikan salem jantan. "Lantas bagaimana dengan nasib kalian!?" seekor ikan salem betina bertanya. "Tidak usah pikirkan kami, kami akan berjuang mati-matian melawannya! Cepatlah pergi, sebelum terlambat!" sahut ikan salem jantan. "Baiklah kalau begitu, mari kita cepat berangkat!" ajak ikan salem betina kepada ikan salem betina lainnya. "Tapi kemana kita hendak pergi?" tanya seekor ikan salem betina."Sebaiknya kita pergi ke hulu sungai saja, di sana pasti aman." Seekor ikan salem betina menyarankan.

"Tetapi hulu sungai itu kan sulit dijangkau." Sahut ikan salem betina lain. "Memang betul, untuk mencapai hulu kita harus melawan arus dan mendaki. Tapi kita harus berjuang menyelamatkan telur-telur kita agar bisa sampai ke hulu dan bisa menetas di sana. Lihatlah ikan-ikan salem jantan! Mereka rela mati untuk membela kita, maka kita pun harus rela berkorban demi menyelamatkan telur-telur kita." Sahut seekor ikan salem betina dengan bijak. "Baiklah, mari kita berangkat."

Mereka segera berduyun-duyun menuju muara sungai dengan membawa telur-telurnya. Sesampainya di muara mereka dengan sekuat tenaga mendaki menuju hulu sungai dengan melawan arus yang deras. Perjuangan ikan salem betina tak kalah kerasnya dengan perjuangan salem jantan. Banyak ikan salem betina yang gugur karena terkena batu-batu yang runcing saat melompati tebing, salem jantan pun banyak yang mati terkena cabikan udang raksasa yang ganas.

Beberapa ikan salem betina akhirnya sampai pada hulu sungai dengan selamat. Mereka bahagia dapat menyelamatkan telur-telur mereka sampai di hulu. Walaupun akhirnya mereka itu harus mati karena kelelahan.

(SELESAI)

Senin, 25 Juni 2012

Belahan Jiwa

Sang surya baru menampakkan sebelah dirinya dari timur
Ayam bernyanyi membuat ku terbangun
Hari hari ku lalui tanpa kepastian cinta

Setiap detik dari nafasku
Ingin kupersembahkan kepada belahan jiwa
Setiap kata indahku
Ku simpan untuk mencurahkan isi hatiku
Hanya kepadamu...

Matahari dan bulan
Adalah saksi bahwa ku selalu mencintaimu
Mungkin kau tak selalu disisi
Tapi dirimu selalu mengisi
Seluruh ruang hatiku